Bulan Februari Bulannya Vitamin A
Administrator | 07 Februari 2025 | Dibaca 90 kali |

Dokumentasi Bulan Vitamin A


Jum'at, 7 Februari 2025

Februari dan Agustus merupakan bulan pemberian vitamin A pada bayi balita dengan rentang usia 6-11 bulan pada bayi dan 12-59 bulan pada balita. Vitamin A bisa didapatkan di posyandu dan di fasilitas kesehatan secara gratis.

Vitamin terbagi menjadi 2 (dua) jenis dengan warna yang berbeda yaitu warna biru dan merah. Untuk vitamin berwarna biru (100.000 IU) diperuntukkan bagi bayi usia 6-11 sedangkan kapsul vitamin A yang berwarna merah (200.000 IU) diperuntukkan bagi balita dengan usia 12-59 bulan. Selain itu, Kapsul vitamin A yang berwarna merah juga diberikan bagi ibu nifas. 

Pemberian Vitamin A dapat mencegah rabun senja, xeroftalmia, kerusakan kornea, dan kebutaan serta anemia pada ibu nifas. sedangkan pada anak yang kekurangan vitamin A maka anak lebih rentan terserang penyakit-penyakit yang disebabkan oleh infeksi seperti ISPA, Campak, dan Diare. 

Manfaat Vitamin A

Vitamin A/retinol terlibat dalam pembentukan, produksi, dan pertumbuhan sel darah merah, sel limfosit, antibodi juga integritas sel epitel pelapis tubuh. Vitamin A yang disebut juga Retinol sangat banyak fungsinya, yaitu: membantu mata menyesuaikan diri terhadap perubahan cahaya dari terang ke gelap, mencegah kekeringan selaput lendir mata yang disebut xerosis konjungtiva, mencegah terjadinya kerusakan mata berlanjut yang akan menjadi bercak bitot sampai kebutaan, menjaga kesehatan kulit dan selaput lendir saluran pernafasan, saluran kemih dan saluran pencernaan terhadap masuknya bakteri dan virus, membantu pertumbuhan tulang dan sistem reproduksi, membantu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan, pembelahan sel, diferensiasi sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan bersifat antioksidan yang dapat menetralisir radikal bebas penyebab kerusakan sel dan jaringan.

Hasil penelitian di berbagai negara menunjukkan bahwa pemberian suplementasi Vitamin A sebanyak 2 kali pertahun pada anak umur 6-59 bulan dapat mencegah kekurangan Vitamin A dan kebutaan (buta senja), juga meningkatkan sistim kekebalan tubuh sehingga mengurangi kejadian kesakitan dan kematian pada balita, karena vitamin ini dapat mencegah timbulnya komplikasi pada penyakit yang sering terjadi pada balita seperti campak dan diare. Bagi Ibu menyusui, selain untuk mencegah kebutaan Vitamin A sangat dibutuhkan untuk pembentukan ASI yang berkualitas tinggi yang dibutuhkan bayi pada bulan-bulan pertama kehidupannya.

Pemerintah dalam menyikapi masalah tentang kekurangan vitamin A melalui suplementasi Vitamin A dosis tinggi kepada anak balita. Suplementasi Vitamin A adalah program intervensi pemberian Kapsul Vitamin A bagi anak usia 6-59 bulan dan ibu nifas yang bertujuan selain untuk mencegah kebutaan juga untuk menanggulangi kekurangan Vitamin A (KVA) yang masih cukup tinggi pada balita.

Sumber vitamin A banyak terdapat pada
• Air Susu Ibu (ASI)
• Bahan Makanan hewani seperti : hati,kuning telur,ikan,daging,ayam dan bebek.
• Buah–buahan warna kuning dan jingga seperti Pepaya,Mangga masak,Alpukat,Jambu Merah dan Pisang.
• Sayuran yang berwarna hijau tua dan berwarna jingga seperti : Bayam,Tomat,Wortel.
• Bahan makanan yang difortifikasi/diperkaya dengan vitamin A seperti margarine,susu

Teknis pelaksanaan pemberian vitamin A
Vitamin A dosis tinggi diberikan kepada seluruh anak balita umur 6-59 bulan secara serentak, dimana untuk :
• Bayi (6-11 bulan) pada bulan Februari atau bulan Agustus
• Anak balita (12-59 bulan) pada bulan Februari dan Agustus

Tenaga pelaksana pemberian vitamin A adalah tenaga kesehatan seperti : dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, atau kader kesehatan yang telah dilatih.



BAGIKAN :