Dokumentas Edukasi Dalam Gedung
Senin, 22 Januari 2024
Peningkatan kasus penyakit paru-paru, jantung, dan stroke tidak dapat dipisahkan dari tingginya angka pengguna rokok atau perokok pasif. Menurut penelitian persentase perokok pasif di dunia di tahun 2023 yaitu sebanyak 34,5 % sedangkan persentase perokok aktif di indonesia yaitu 51,1% tertinggi di ASEAN.
Seperti yang kita ketahui bersama, rokok merupakan salah satu pemicu munculnya penyakit paru-paru, jantung, stroke dan masih banyak lagi yang lain. Namun penggunaan rokok tetap diminati masyarakat hal ini tentunya karena adanya kandungan berbagai macam bahan kimia berbahaya yang terkadung didalamnya salah satunya Nikotin yang dapat membuat pengguna rokok menjadi rileks serta kecanduan sehingga sulit untuk berhenti merokok.
Selain kandungan berbahaya tersebut, hal lainnya adalah kurangnya pemahaman serta pengetahuan masyarakat kita mengenai bahaya rokok baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Oleh sebab itu perlu dilakukan upaya-upaya guna membangun kesadaran masyarakat untuk tidak merokok.
Melihat dari hal tersebut Puskesmas Sungai Asam berupaya untuk melakukan upaya-upaya salah satunya yaitu meningkatkan edukasi kepada masyarakat baik di luar gedung maupun di dalam gedung. Dengan tujuan agar memacu kesadaran masyarakat agar berhenti merokok sehingga dapat menekan angka peningkatakan kasus penyakit yang disebabkan oleh penggunaan rokok seperti jantung, paru-paru stroke dan lain sebagaianya.