Dokumentasi Capaian Stunting
Kamis, 8 Agustus 2024
Hai sobat sehat, jutaan anak di Indonesia terancam dari bahaya stunting. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka stunting di Indonesia pada tahun 2023 tercatat sebesar 21,5%. Hanya turun 0,1% dari tahun sebelumnya sebesar 21,6 persen.
Menurut WHO (2015) Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada dibawah standar. selanjutnay menurut WHO (2020) stunting adalah pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang / tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 kurva standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO yang terjadi dikarenakan kondisi irreversibel akibat asupan nutrisi yang yang tidak adekuat dan/atau infeksi berulang kronis yang terjadi dalam 1000 HPK.
Dari hasil pengimputan data eppgbm pada bulan juni, didapatkan hasil persentase capaian Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Asam sebanyak 10,8 % dari jumlah sasaran balita yaitu 2.121 anak.